FORSOS Resmi Daftar di Kesbangpol, Siap Bersinergi Bangun Kota Semarang

MMJnews

SEMARANG – Forum Silaturahmi Ormas Semarang (FORSOS) resmi mendaftarkan keberadaannya ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang sebagai langkah awal memperoleh pengakuan dan pembinaan dari pemerintah daerah.
Kedatangan jajaran pengurus FORSOS diterima langsung oleh Sekretaris Kesbangpol Kota Semarang, Agus Joko Triyono, S.STP., M.M., yang selama ini aktif dalam pembinaan serta pengawasan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kota Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua FORSOS Budhi Priyono, Sekretaris Dedi Hadi Irianto, Bendahara Lestariningsih, serta salah satu pendiri Piton Prihartono.

Kehadiran mereka bertujuan untuk mendaftarkan FORSOS agar tercatat secara resmi di Kesbangpol.
Ketua FORSOS, Budhi Priyono, menyampaikan bahwa pihaknya telah melengkapi seluruh aspek legalitas organisasi, mulai dari akta pendirian hingga pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM (AHU).

“Alhamdulillah legalitas akta dan AHU kami sudah selesai. Sebagai warga negara yang baik, kami mendaftarkan FORSOS ke Kesbangpol agar mendapatkan arahan dan bimbingan dari Pemerintah Kota Semarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, FORSOS memiliki visi untuk menjadi wadah silaturahmi antar organisasi kemasyarakatan dan lembaga di Kota Semarang. Selain itu, FORSOS juga berkomitmen untuk mendorong sinergi dalam mendukung berbagai program pemerintah.

Salah satu tujuan utama FORSOS adalah mengajak ormas maupun lembaga yang belum memiliki legalitas resmi agar segera mengurus perizinan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan beserta perubahannya.

FORSOS sendiri resmi berdiri pada 14 Februari 2026 atas inisiatif bersama sejumlah ketua ormas dan lembaga di Kota Semarang. Saat ini, sekretariat FORSOS berlokasi di Gedung Unisbank, Jalan Tri Lomba Juang No.1, Mugassari, Kota Semarang.

Dengan terdaftarnya FORSOS di Kesbangpol, diharapkan organisasi ini dapat berperan aktif dalam menjaga kondusivitas serta memperkuat kolaborasi antar elemen masyarakat demi kemajuan Kota Semarang.

(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *