Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Tenggelam di Perairan Laut Jawa Rembang

MMJnews

Rembang – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Pangkalan, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, yang diduga tenggelam di perairan Laut Jawa terus dilakukan oleh tim gabungan, Minggu (19/4/2026).

Pencarian dimulai sekitar pukul 11.30 WIB dengan melibatkan unsur Basarnas, BPBD, PMI, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Operasi ini dilakukan secara terpadu di sekitar lokasi penemuan perahu korban, dengan radius pencarian mencapai kurang lebih 2 mil laut.

Korban diketahui bernama Agus Sugiarto (30), seorang nelayan yang berdomisili di Desa Pangkalan RT 01/01, Kecamatan Sluke. Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian oleh tim.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Kepala Basarnas Rembang Indra S bersama personel, Plt Kalak BPBD Rembang Muh. Luthfi Hakim beserta tim TRC, perwakilan PMI Ahmad Gufron, Ditpol Airud Polda Jateng Bripka Purwandi, serta unsur Polairud Polres Rembang, pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sluke, hingga paguyuban nelayan setempat.

Untuk mendukung proses pencarian, tim gabungan mengerahkan dua unit perahu karet (LCR) milik Basarnas dan BPBD, serta sekitar 10 perahu milik warga nelayan. Penyisiran dilakukan secara intensif di titik-titik yang diduga menjadi lokasi jatuhnya korban ke laut.

Secara umum, pelaksanaan pencarian berjalan dengan baik dan menunjukkan sinergitas antarinstansi serta partisipasi aktif masyarakat. Namun demikian, kondisi alam berupa arus dan gelombang laut menjadi tantangan utama yang dihadapi tim di lapangan, sehingga berpotensi memperluas area pencarian.

Tim gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian dengan memperluas radius penyisiran dan membagi sektor pencarian secara lebih terstruktur.

Penambahan sarana pendukung seperti alat pendeteksi bawah air maupun drone juga dinilai dapat meningkatkan efektivitas operasi.
Selain itu, masyarakat nelayan diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, termasuk menggunakan alat pelindung diri seperti pelampung (life jacket) serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat.

Perkembangan lebih lanjut terkait pencarian korban akan disampaikan sesuai dengan hasil di lapangan.

(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *